Uji Kompetensi Hanya Untuk Calon Notaris

Uji Kompetensi Hanya Untuk Calon Notaris

Yualita Widyadhari

“Uji kompetensi hanya akan diberlakukan untuk calon Notaris,” kata Yualita Widyadhari selaku Ketua Umum (Ketum) Ikatan Notaris Indonesia (INI), menjawab pertanyaan wartawan dalam siaran pers yang dilakukan disela-sela berlangsungnya acara “Halal bi Halal INI-IPPAT” pada 31 Juli 2016 lalu di Ancol Jakarta. “Paling tidak hal itu yang sedang diperjuangkan oleh PP-INI saat ini,” kata Yualita menambahkan. Menurutnya, saat ini sedang berlangsung proses penyatuan pemahaman antara Pengurus Pusat (PP) INI, Kementerian Hukum & HAM (Kemenkumham), dan Kementerian Riset & Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti).

Dalam proses penyatuan pemahaman tersebut, menurut Yualita, sedang diupayakan agar semua pihak sepakat bahwa uji kompetensi hanya diberlakukan terhadap calon Notaris. “Namun, kepada Notaris akan diadakan semacam pembinaan dalam tiga atau lima tahun sekali,” imbuh dia. Sementara itu, dari pihak Menristek Dikti tidak ada sertfikasi atau uji kompetensi terhadap Notaris. Artinya, pihak Menristek Dikti setuju bahwa uji kompetensi hanya diberlakukan untuk calon Notaris, dan pelaksanaannya bukan oleh pihak Dikti. Menjawab pertanyaan wartawan, apakah ada kemungkinan seorang Notaris tidak lolos sertifikasi, dengan tegas Yualita mengatakan, “O tidak, gak mungkinlah, yang akan kita lakukan kan pembinaan bukan pengujian,” tandasnya.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini kalangan Notaris Indonesia telah dikagetkan issue yang mengatakan bahwa terhadap Calon Notaris dan Notaris akan diberlakukan sertifikasi berdasarkan uji kompetensi. Issue yang tidak mengenakkan itu telah mengundang reaksi dari dunia Notaris, terutama dari Notaris senior. “Siapa yang akan menguji dan apa kriterianya ? Apakah pengujian dimaksud disamaratakan terhadap seluruh Notaris tanpa melihat ‘jam terbangnya’ ?” demikian antara lain pertanyaan-pertanyaan yang timbul. Saat ini pihak Kemenkumham sedang mempersiapkan Peraturan Menteri Hukum & HAM (Permenkumham) tentang uji kompetensi dimaksud, namun pemberlakuannya masih menunggu masukan dari berbagai kalangan yang merupakan stakeholder Notaris. (Bima)

Share this Post: Facebook Twitter Pinterest Google Plus StumbleUpon Reddit RSS Email

Related Posts

Comments are closed.