Pelantikan Pengda INI Banyuwangi Dihadiri Forpimda Setempat

Pelantikan Pengda INI Banyuwangi Dihadiri Forpimda Setempat

Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Banyuwangi menggelar acara pelantikan pengurus untuk periode 2017-2020, pada 14 Februari 2017 lalu di Hotel “Santika” Banyuwangi. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengda INI Banyuwangi, Ir. Misbah Imam Subari, SH, MHum.

Prosesi pelantikan

Pelantikan yang dihadiri oleh unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Banyuwangi itu berlangsung singkat, tertib dan padat. Busana adat khas Banyuwangi, Jebeng Tole, yang dikenakan oleh seluruh pengurus membuat suasana pelantikan terkesan mewah dan meriah. Para pejabat dari unsur Forpimda Kabupaten Banyuwangi, antara lain terdiri dari Bupati Kabupaten Banyuwangi, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, Kepolisian Resort (POLRES) Banyuwangi, dan unsur TNI.

Imam Subari

Dalam sambutan pelantikannya, Imam Subari berharap agar ke depan dapat terjalin hubungan sinergi antara Pengda INI Banyuwangi dengan segenap unsur Forpimda Kabupaten Banyuwangi dalam kaitan pelaksanaan tugas masing-masing, khususnya di bidang pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, Imam berharap agar semua pihak mau ‘membuka pintu’ dan duduk bersama guna membahas serta mencari solusi apabila terdapat hambatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan berupaya menjalin komunikasi yang lebih intens dengan jajaran Pemkab, disamping itu, kami juga akan terus mendorong agar anggota INI lebih meningkatkan profesionalitas kerjanya,” tegas Subari.

Azwar Anas

Sementara itu, Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Kabupaten Banyuwangi dalam sambutannya mengatakan bahwa Notaris dapat berperan aktif dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah Kabupaten Banyuwangi, khususnya dalam kaitannya dengan pengendalian tata ruang. Menurut Anas, Notaris dapat menjadi garda depan informasi tentang zonasi tata ruang di Banyuwangi, khususnya tentang wilayah yang dilarang atau diperbolehkan untuk mendirikan bangunan baru. Anas mencontohkan tanah di sekitar kawasan Bandara “Blimbingsari” yang dilestarikan sebagai lahan hijau. Menurutnya, pada areal tersebut Pemkab Banyuwangi tidak akan mengeluarkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). “Sejak awal transaksi, Notaris harus transparan tentang informasi semacam ini, supaya klien atau investor tidak kecewa,” imbuh dia.

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB itu diakhiri pada pukul 11.00 WIB, yang ditandai dengan ramah tamah dan foto bersama. (bin)

 

Klik gambar di bawah ini untuk melihat Galleri Foto :

Pengda INI Banyuwangi

Share this Post: Facebook Twitter Pinterest Google Plus StumbleUpon Reddit RSS Email

Related Posts

Comments are closed.